“Wajah Rembulan”

Sukai Tulisan


Sukai Tulisan (7 pengunjung menyukai tulisan ini. )


Loading...

Kamulah rembulan, menggoda si Jaka

Laksana sinar pelita cerah sinarnya akan harapan

Aliran sungai mengalir jernih

Burung camar bersenandung dibalik dinding karang

Berlomba merayumu

 

Dalam serpihan sang waktu,

Dalam kebimbangan di dada

Untukku kemurnian cinta dipertemukan

Bersama tumbuhnya kelopak mata bunga

Dan kawanan burung dara

Menyanyikan tentang masa remajamu

 

Dibalik serpihan sang waktu

Dalam buai keanggunanmu

Dengan nada seruling manjakan sepiku

Yang hidup tersimpan rahasia rindu

 

Dalam diammu menyimpan rahasia cinta si Kelana

Dalam diammu menyimpan lagu nestapa pujangga muda

Si pujangga yang tenggelam ke dasar lubukmu

Lalu si Kelana hanya terdiam, terdampar di dasar hatimu

 

Bagaikan siang, engkau membayang kapan datangnya malam

Bagaikan malam engkau pun resah menanti datangnya sang fajar

 

Arif. AR

Jogja, 17-12-17

 

#SBO DPD IMM DIY

#Pegiat ngobras UMY

#ketua divisi SASTRA LSBO PDM Kota Jogja

#pegiat LPAN YOGYAKARTA

#Remaja Amanah

2 thoughts on ““Wajah Rembulan””

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *