Media Muhammadiyah Telat Panas

Oleh: Peserta Titik Nol Lab 2023

Media adalah sarana atau alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan informasi, pesan, atau ide kepada khalayak atau audiens. Media berperan sebagai perantara dalam menyebarkan berbagai jenis konten, termasuk berita, hiburan, iklan, pendidikan, dan lain-lain. Media dapat berbentuk fisik seperti media cetak (surat kabar, majalah, buku) dan media elektronik (radio, televisi), serta media digital (situs web, platform sosial media, aplikasi mobile).

Seperti halnya Muhammadiyah yang merupakan organisasi islam yang mengusung tajdid atau pembaharuan, Muhammadiyah juga dibilang cukup baik dalam memanfaatkan media sosial saat ini. Media sosial milik Muhammadiyah juga merupakan salah satu rujukan bagi masyarakat Indonesia. Awal mula rintis nya media online Muhammadiyah pada tahun 2007 tetapi mulai aktif pada 2010. Dalam perkembangan media sosial, Muhammadiyah bisa dibilang terlambat didalam partisipsinya, lebih dulu media sosial milik NU yang telah dirintis sejak 2001, efek dari keterlambatan perintisan media sosial muhammadiyah mengakibatkan kalahnya branding tentang rujukan umat islam di Indonesia. Untuk saaat ini media sosial milik PP Muhammadiyah sudah mulai berkembang dan mengikuti trend yang ada.

Media official yang dimiliki Pimpinan Pusat Muhammadiyah hingga saat ini ada enam yaitu, website dengan user Muhammadiyah.or.id, Instagram dengan user @lensamu, facebook dengan user Persyarikatan Muhammadiyah, twitter dengan user @Muhammadiyah, youtube dengan user Muhammadiyah channel, dan tiktok dengn user @lensamu. Dan media komunikasi dalam naugan PP Muhammadiyah yang paling aktif yaitu PWM Jatim, PWM Jateng, PWM Bandung, PWM DIY, dan PWM Sumatra Selatan. Dalam publikasi media Muhammadiyah berkolaborasi atau Kerjasama dengan pihak lain untuk menjangkau audiens yang lebih banyak.

Konten yang dibuat Muhammadiyah harus memiliki rencana dan bisa berdampak pada perubahan. Salah satu contohnya media yang digaungkan oleh Muhammadiyah yaitu tentang ekoliterasi berbasis digital. Ekoliterasi merupakan keadaan dimana seseorang telah sadar dan tercerahkan akan pentingnya lingkungan dan alam sekitar. Dalam menggaungkan ekoliterasi berbasis digital Muhammadiyah mempublikasikan gerakan sedekah sampah atau resolusi sampah yang mana sampah-sampah tersebut dikumpulkan dibank sampah yang kemudian akan diolah ataupun digunakan Kembali. Publikasi tersebut digunakan untuk mengkampanyekan pentingnya kepedulian terhadap alam.

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *