Perubahan Gerakan Politik Mahasiswa

Oleh: Pangestu Adi Nugraha

Sebagai mahasiswa yang saat ini dikenal dijuluki agent of change atau mahasiswa sebagai agen perubahan itu bukanlah isapan jempol belaka, karena pada dasarnya mahasiswa dikenal sebagai induvidu yang memiliki kepekaan, kesadaran dan rasa peduli yang besar oleh karena itu mahasiswa dituntut dan memiliki tanggung jawab yang besar atas perubahan perubahan yang besar kedepannya. Adapun yang dimaksud perubahan disini adalah perubahan yang di anggap sebagai perubahan yang lebih baik yang memberikan banyak manfaat bagi sekitar terlebih bagi negara nantinya.

Setelah dianggap sebagai agen perubahan tentunya dari jaman sebelum kemerdekaan pun para mahasiswa sudah mengupayakan hal itu terjadi, dari jaman Boedi Oetomo hingga melebar ke era sekarang ini tentunya menjadi anggapan bahwa cikal bakal perjuangan indonesia saat ini dimulai dari para mahasiswa. Dari jaman Boedi Oetomo inilah wadah perjuangan yang pertama kali memiliki struktur pengorganisasian modern yang memiliki kegunaan dan tujuan menjamin kehidupan bangsa yang terhormat adapun fokus utama gerakan saat itu adalah bidang sosial, pendidikan, pengajaran dan kebudayaan.

Setelah gerakan mahasiswa diawali dengan Boedi Oetomo lahirlah banyak sekali gerakan gerakan mahasiswa yang banyak sekali mnginisiasi perubahan perubahan Indonesia didalamnya dari sebelum kemerdekaan seperti kelompok studi Indonesia, Kelompok Studi Umu dan Perhimpunan pelajar pelajar Indonesia lalu sebelum reformasi seperti perserikatan perhimpunan Mahasiswa Indononesia dan yang paling terkenal adalah gerakan 1998 yang dinilai sebagai gerakan politik mahasiswa yang paling signifikan karena mampu menjatuhkan rezim saat itu sehingga gerakan ini bisa diangap gerakan awal reformasi. Seringkali gerakan 1998 dianggap sebagai pembelajaran hingga saat ini, tapi masihkan relevan gerakan yang digaungkan mahasiswa saat ini masih dipakai hingga saat ini?

Pasca terjadinya wabah covid waktu lalu tak dapat dipungkiri bahwa gerakan mahasiswa sekarang mengalami degradasi gerakan bisa dilihat minimnya kurang minatnya gerakan mahasiswa oleh para mahasiswa sekarang karena alasanya mahasiswa lebih minat terhadap hal hal yang memberikan feedback langsung kepada mereka baik itu mengikuti progam kampus merdeka ataupun volunteer untuk meningkatkan pengalaman kerja mereka lalu seharusnya apa yang perlu dipersiapkan untuk tetap tumbuhnya gerakan mahasiswa sekarang?

Di era teknologi sekarang yang mana semua informasi bisa diakses oleh siapa saja dan dimana saja menurut saya gerakan mahasiswa saat ini perlunya penyesuaian yang adaptif sehingga segala informasi mampu membuat orang sekitar aware akan permasalahan dihadapi sekarang, melihat banyaknya kasus seperti kemarin kasus provinsi lampung yang menurut saya itu salah satu pemanfaatan yang baik oleh mahasiswa yang menggunakan hegemoni media untuk melakukan kritik yang aktual demi tercapaianya perubahan yang capat dari lampung, bukan hanya itu untuk sekarang ini masyarakat lebih suka hal hal yang berbau aksi nyata daripada hanya sebatas aksi demonstrasi sahaja dilihat dari reaksi masyarakat yang seakan malah terganggu akan hadirnya para demonstran entah itu dikarenakan membuat macetnya lalu lintas atau terganggunya agenda mereka sehingga masyarakat sekarang lebih peduli terhadap hal hal yang berbau viral ketimbang bacotan belaka

Oleh karena itu saat ini turun langsung kejalanan memang masih perlu tetapi pemanfaatan hegemoni media lebih relevan untuk menarik perhatian dan reaksi bagus dari masyarakat dari buruknya pemerintah saat ini seakan gerakan kita lebih dinilai dan bisa didengar langsung oleh khalayak umum sebagai gerakan perubahan oleh karena itu pada dasarnya perlu kita sadari bahwa gerakan mahasiswa tujuan sejatinya adalah menyuarakan suara rakyat jikalau rakyat malah menganggap gerakan kita sebagai gerakan yang mengganggu lalu rakyat siapa yang kita perjuangakan haknya?

Sekian.

Tagged with:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *