Demokrasi Berparas Ilusi

Sukai Tulisan


Sukai Tulisan (2 pengunjung menyukai tulisan ini. )


Loading...

Demokrasi Berparas Ilusi

Oleh : Arif Rijali

(Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga DPP IMM 2018-2020)

 

Kulihat parasnya demokrasi

Ia menangis di sudut ruang yang gelap

Ada yang kaya ada yg miskin

Ada yang menangis ada yg ditangisi

Ada yang menindas ada yg ditindas

Kulihat parasnya demokrasi

Ia merangkak perlahan tapi di hadang

Ada yg melindungi ada yang dilindungi

Ada yang curang ada yang mencurangi

Ada yang kotor ada yang mengotori

Sejatinya apa yang engkau cari

Kulihat parasnya demokrasi

Ia melambaikan tangan lalu pergi

Ada yang berjanji ada yang mengkhianati

Ada yang mengasihi ada yang dikasihi

Ada yang memberi ada yang mencuri

Lalu apa yang ingin kau miliki

Kulihat parasnya demokrasi

Celotehnya yang yang semakin garang

Ada yang bergandengan ada yang melepaskan

Ada yang memberi hadiah ada yang diberi hadiah

Ada yang memprovokasi ada yg di provokasi

Lalu apa yang kau cari di dunia ini

Kulihat parasnya demokrasi

Merengek di sore hari

Ia sepertiĀ  hewan tongerek

Ada yang berlari ada yang melarikan diri

Ada yang duduk ada yang diduduki

Kulihat parasnya demokrasi

Ia lihai beralibi

Yang salah dilindungi

Yang benar dicaci maki

Yang bersuara dikriminalisasi

Besi jeruji jadi santapan sehari-hari

Kulihat parasnya demokrasi

Kulihat parasnya demokrasi

Kulihat parasnya demokrasi

Kulihat parasnya demokrasi

Kulihat parasnya demokrasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *