Press Release Kegiatan TRAPOLNAS 2019 PC IMM AR Fakhruddin

Sukai Tulisan


Sukai Tulisan (0 pengunjung menyukai tulisan ini. )


Loading...

PC IMM AR FAKHRUDDIN KOTA YOGYAKARTA GELAR DISKUSI UMUM MENYIKAPI PERSOALAN POLITIK DAN PEMILU 2019

 

Yogyakarta,04/04/19 –Pada Tahun 2019 tidak dipungkiri merupakan pesta demokrasi bagi masyarakat Indonesia yaitu Pemilu 2019 yang dilihat pada fakta saat ini terdapat peristiwa – peristiwa adanya permainan politik uang, penyebaran hoax yang menjadi problematika saatini yang menjadi alasan mendasar acara Studium Generale Trapolnas 2019 yang dilaksanakan pada hari Kamis, 4 Apri l2019 di Gedung Amphiteater E6 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Acara ini dibuka oleh Wakil Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta, Ashad Kusuma Djaya dengan memberikan pernyataan terkait tema Trapolnas 2019 dengan memukul gong saat pembukaan acara berlangsung. Selanjutnya, diisi oleh tiga pembicara yang memiliki latar belakang dunia Politik, yaitu Bambang Eka C. W.,S.IP.,M.Si. (Ketua Bawaslu RI 2008/2012), Drs. Afnan Hadikusumo (Anggota DPD RI) dan Sunanto,S.H.I (Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah).“Di Indonesia pada umum nya merupakan berasas demokrasi pancasila namun prakteknya demokrasi demokrasi liberal yang lebih mengutamakan pemilihan langsung. Yang pada ujung nya problematika terkait maraknya money politic.” Kata Afnan.

Acara yang membahas terkait membahas dinamika politik di Indonesia 2019 yang dihadiri antusias oleh kader IMM se – DIY . “Pada politik dan pemilu saat ini, perilaku yang curang seharus nya politik uang yang sedang berlangsung melalui praktik suap dan jual beli jabatan yang merupakan cikal bakal korupsi. Ini lah persoalan yang sedang kita hadapi. Tidak hanya pemilihan umum nasional tapi juga dilingkup lokal. Problem pengelolaan dana kampanye menjadi kecurangan terbesar dalam prosesi pesta demokrasi. Adanya hoax juga merupakan permasalahan saat ini sehingga cara untuk menanggulangi hoax dalam pemilu adalah meningkatkan literasi,” terang Bambang. “Probelamatika nya politik saat ini adalah adanya symbol – simbol agama yang masuk dalam konteks politik dan social menjadi konteks permasalahan saat ini. Dengan adanya penghakiman atau kebenaran yang menjadi problematika konflik dalam politik sehingga pertarungan yang mengeras.” Jelas Sunanto.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *