Lukisan Telanjang Ibu Pertiwi

Sukai Tulisan


Sukai Tulisan (6 pengunjung menyukai tulisan ini. )


Loading...

Lukisan Telanjang Ibu Pertiwi

Oleh : Tutut Handayani

(PK IMM FIKES UNISA YOGYAKARTA)

 

Dalam pengapnya siang

Dalam suramnya malam

Saat itu, peluh meluruh

Sang merah menguar bersama perih

Kami tidur bergulat semak yang culas

Bersama kosongnya lumbung dalam kegulitaan

 

Saat itu sesak merenggut harapan

Bisikan angin meredam rintihan

Kala raga telah rapuh, jatuh terhampar tanah

Tawa pilu hantarkan harapan pada sebuah ilusi

Satu persatu tubuh lunglai merintih

 

Beriringan dengan jerit pilu mematikan

Kala itu kami dipaksa menjerit

Berikrar satu bukan tanah air

Bersumpah setia selain pada bangsa

Bertumpah darah selain untuk negeri

Ancaman kesetiaan mulai menghantui

Melihat kain ibunda pertiwi diinjak tak dihargai

Tidakkah berharga nilai diri?

Kemana lenyapnya keagungan ibu pertiwi?

Seperak amarah membakar kalbu Menyeruak kedalam jiwa,

 

Bersama jatuhnya setitik berlian

Nurani tersentak menyadarkan raga,

Ibunda pertiwi adalah harga mati.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *