KIAT MENJADI AKTIVIS DAN AKADEMISI

Sukai Tulisan


Sukai Tulisan (3 pengunjung menyukai tulisan ini. )


Loading...

KIAT MENJADI AKTIVIS DAN AKADEMISI

Oleh : Immawan Akmal Akhsan Tahir

 “Hidup yang tidak pernah dipertaruhkan tidak akan pernah dimenangkan!”-Sutan Sahrir

Selamat datang Mahasisa, eh maksudnya mahasiswa, hihi. Santai saja, tak baik terlampau tegang sayang, aku percaya saat membaca tulisan ini kamu sedang mengepalkan tangan, dengan segudang harapan, dengan penuh semangat kamu katakan “saya akan menaklukkan dunia dengan IMM”. Selamat menyelam di lautan tulisan paling tidak penting sejagad ini!, jangan berharap puas, sebab saya memang bukan alat pemuas!. -_-

Yuhuuu, pengumuman kelulusan menggema di telingamu, kampus kini membuka pintunya buat seluruh ide, harapan dan gagasan-gagasanmu, kau diamanahkan sejarah menjadi mahasiswa, dan manusia. Selamat datang cui!. Menjadi kaya, sukses, punya istri/suami yang cantik atau ganteng, pangkat menjulang, pikiran itu menyeruak di akalmu kawan, sungguh cita cita yang tinggi, hanya saja tak penting jika kita melupa kemanusiaan. Karenanya, belajarlah untuk menjadi manusia!, sepakat gak brada and sista?, sepakat dong. Tapi ada satu yang mengganggu pikiranmu kini, kamu bertanya “gimana yaa caranya supaya aku pinter di kelas, punya IPK tinggi tapi juga pandai berorganisasi?”, waaaw! Pertanyaan yang tepat, selamat berselancar dalam tulisanku my darling.

Sobat maba terkasih, gak jaman lagi keless memisahkan mahasiswa akademisi dan aktivis, yups itu cuman ada di jaman baheula, tidak lagi di jaman millenial ini gaess. Kamu bertanya “lalu gimana caranya kak supaya bisa menjalankan keduanya?”, oke saya jawab nih yee, tapi jangan jatuh cinta dengan jawabanku lho, hihi. Pertama, sadari dengan tepat bahwa kau dikirimkan Tuhan ke muka bumi bukan hanya untuk memuaskan hasrat individu, tapi jua peduli pada para manusia lainnya. Dari situ kamu paham kalau menjadi aktivis adalah menghibahkan diri pada kemanusiaan, pada kepedulian terhadap sesama. Tepatnya, kamu kuliah, belajar bukan hanya untuk “mengkayakan” kantongmu saja, tapi juga memperkaya logika dan rasa. Dari sono, perlahan-lahan kamu sadar kalau hidup ini bukan hanya tentang mengucapkan “selamat tidur sayang”pada kekasihmu, ciyeee inget mantan. Hihi

Tips kedua, mencobalah mengatur waktu dengan tepat, jangan diatur waktu. Meskipun kamu diam-diam suka film spongebob, janganlah meniru kebiasaan Yang Mulia Squidward, “apa kebiasaan Squidward kak?” yaah apalagi kalau bukan kebiasaan menunda. Jika beruntung diterima organisasi, aturlah diri dengan manajemen waktu yang tepat, kapan mengerjakan tugas dan kapan rapat, ingat! Keduanya (kelas dan organisasi) adalah penting, utamakan kelas dan nomor satukan organisasi, eh sama aja kan yaa (wkwk).

Ketiga, banyak membaca buku, bukan membaca hatiku, buku akademik dan sosial-humaniora. Dari sana kamu bisa menguasai bidang akademikmu tanpa melupakan ilmu lainnya.

Nah, segitu dulu lah yaa, kita bisa melanjutkannya di warung kopi dan sekre IMM, tak usah sungkan, gerbang ikatan selalu menanti ide dan harapan harapanmu para mahasiswa terkasih. Saya ucapkan selamat datang di gerbang IMM, selamat berjuang!.

1 thought on “KIAT MENJADI AKTIVIS DAN AKADEMISI”

Leave a Reply to rifqiannafi Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *