Madrasah Korps Muballigh

Sukai Tulisan


Sukai Tulisan (1 pengunjung menyukai tulisan ini. )


Loading...
MKM sebagai laboratorium dakwah IMM PC Ar fakhruddin Kota Jogja
Telah terselenggara Karantina madrasah korps muballigh (MKM) sebagai pendidikan awal bagi para calon muballigh dan muballighat IMM PC Ar fakhruddin kota jogja pada hari Jumat sampai Ahad (6-8/4) di Pondok Al-maun Bantul.
Lady Farhana sebagai ketua bidang Tabligh dan Kajian keislaman (TKK) DPD IMM DIY menyampaikan dalam pembukaan MKM, IMM harus memiliki ghirah dalam berdakwah dengan membetuk korps muballigh sebagai aktualisasi dan mendukung dakwah Muhammadiyah yang berkemajuan dan berkemajuan. IMM juga harus mampu menjawab tantangan zaman sekarang ini di era milenial dengan menghadirkan dakwah yang kreatif yang bisa di terima semua kalangan. Ia juga berpesan ” harapannya para muballigh dan muballighat IMM A.R fakhruddin bisa memasifkan Dakwah Media dengan disesuaikan perkembangan zaman. Dan juga selalu meningkatkan kompetensi individu sebagai muballigh agar menjadi muballigh yang hebat saat menyampaikan dakwahnya” .
Pelasanaan karantina MKM selama tiga hari tiga malam dengan berbagai kegiatan untuk menunjang kompetensi peserta. Seperti kelas materi untuk menambah wawasan dan keilmuan,  latihan kultum untuk melatih retorika dakwah, dan juga outbond untuk melatih kekompakan peserta yang nantinya akan berjuang secara kolektif dalam berdakwah. MKM sebagai laboratorium dakwah pada tingkatan PC IMM A.R Fahruddin di bentuk untuk mewarnai dakwah di kota Jogja. Dengan semangat amal Maruf nahi mungkar dakwah MKM lebih bisa menjamah semua kalangan masyarakat khususnya kaum muda sebagai penerus bangsa.
Di akhir karantina MKM saat penutupan, Ketua bidang TKK IMM A.R Fakhruddin berpesan “peserta karantina MKM yang nantinya menjadi muballigh dan muballighat harus selalu meluruskan niat dalam berdakwah, diniatkan untuk mencari ridho Allah dan memperjuangkan agama Allah bukan mencari popularitas semata. Dan juga dakwah di masyarakat begitu dinamis maka harus bisa mengenal Medan dakwah dan juga selalu meningkatkan kompetensi diri” tutur Immawan laga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *