IMM Ar Fakhruddin Warnai Gerakan Literasi Berbasis Aplikasi

Sukai Tulisan


Sukai Tulisan (2 pengunjung menyukai tulisan ini. )


Loading...

YOGYAKARTA – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) AR Fakhruddin melalui Tim Hanum Mawar gelar re-launching aplikasi Poros Merah (PM) pada Ahad (15/10) bertempat di Aula Sekolah Luar Biasa (SLB) Negri 1 Bantul.

Dikatakan Ketua Tim Hanum Mawar Hanif Maulana penggagas aplikasi PM bahwa kegiatan ini dilangsungkan berbarengan dengan launching buku dan pembukaan Musyawarah Cabang (Musycab) ke XIV IMM AR Fakhruddin.

Dalam kesempatan ini, Hanif menyampaikan apabila kegiatan ini merupakan re-launching, karena sebelumnya sudah dilakukan launching aplikasi PM pada bulan Maret lalu.

“Perlu diketahui ini bukan upgrade aplikasi ya, tapi benar-benar aplikasi baru, pengembangan dari aplikasi Poros Merah sebelumnya. Jadi alasan kami melakukan re-launching ini sebagai realisasi dari kritik dan saran pengguna aplikasi PM selama satu tahun dilapangan,” jelas Hanif.

Selanjutnya Hanif menuturkan perubahan nama aplikasi yang kini menjadi Poros Merah Lite 2.0. Dirinya menjelaskan, penambahan kata lite ada dua arti, yakni yang pertama “lite” merupakan potongan dari kata literasidan kedua lite itu berarti perampingan.

“Karena kita telah menghilangkan dua fitur sebelumnya dan juga ada pengurangan ruang kapasitas aplikasi. Jadi temen-temen tidak perlu khawatir mendownload, sebab sekarang ruang kapasitasnya sudah berkurang menjadi 4.7 MBdari sebelumnya 13 MB,” papar Hanif..

“Diaplikasi terbaru ini merajuk kepada satu fitur yaitu tulisan, karena sekarang kita akan fokus pada literasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Hanif mengungkapkan, ada banyak hal baru diaplikasi ini seperti adanya slide berita terbaru di halaman awal, kemudian search engine sehingga mudah untuk memilih tulisan-tulisan yang disukai/dibutuhkan, kemudian ada fitur like, comment, dan share untuk lebih mudah berinteraksi dan berbagi bersama.

“Untuk mendownload aplikasi ini, cukup buka playstore dan masukan Key Word ‘porosmerah,’ saat memasukan keywordnya tidak perlu pakai spasi,” ujarnya.

Inisiator apliksi Poros Merah ini juga berharap, agar adanya keberlanjutan dari aplikasi ini. “Semoga ada keberlanjutan dari aplikasi ini baik dari segi inovasi, isi, dan operasionalnya, selain itu saya harap kedepannya PM dapat konsisten dan memaksimalkan konten yang sudah ada untuk dapat mewujudkan cita-citanya sebagai media dakwah virtual,” tutup Alif. (dila)

Kontributor: Mutahharah

Sumber: Muhammadiyah.or.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *